Masyarakat Tasik Mengaji Kitab Paling Shahih Nomor 2 Umat Muslim

separator

TASIKMALAYA (mgitv.com)  –  Kota Santri yang populer kita ketahui sebagai sebutan lain untuk Kota Tasikmalaya, menjadi sebuah kota yang dikenal memiliki banyak sekali Pondok Pesantren serta para Ahli Ilmu, tentunya ini menjadi kesempatan bagi warga Tasikmalaya untuk semakin menambah semangat beribadah dan menuntut ilmu syar’i.

Kita semua tahu bahwa pedoman dalam beragama seorang muslim adalah Al Qur’an dan Sunnah, motivasi ini yang membuat puluhan warga masyarakat Kota Tasikmalaya berbondong-bondong menghadiri sebuah majelis kajian kitab yang dikenal paling shahih nomor 2 setelah Al Qur’an, yaitu Kitab Shahih Bukhari buah karya ilmu Al Imam Bukhari ‘rahimahullah. Kajian yang diselenggarkan oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Aisyah Bantarsari bekerjasama dengan Media Gema Islam TV (MGI TV), rutin diselenggarakan setiap hari Senin sore pada pukul 16.00 yang juga disiarkan langsung oleh Stasiun Televisi Satelit MGI TV. Selaku narasumber rutin yang mengisi majelis ini adalah Al Ustadz Abu Qotadah Al Atsary ‘hafidzahullah, ia adalah seorang Da’i yang sudah cukup dikenal di Negri kita ini, yang juga adalah seorang murid dari Imam Ahli Hadist terkenal dari Yaman yaitu Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i ‘rahimahullah. (Baca:.https://ulamasunnah.wordpress.com/2008/02/04/biografi-asy-syaikh-muqbil-bin-hadi-al-wadi%E2%80%99i/ )

Kajian yang  hampir 1 tahun berjalan ini telah banyak diminati Warga Kota Tasikmalaya bahkan dari Luar Kota Tasikmalaya, diharapkan kedepannya Majelis Shahih Bukhari ini semakin berkembang, melihat kondisi saat ini banyak sekali umat islam yang sangat sedikit mempelajari sebuah ilmu syar’i mulia ini, yaitu Ilmu Hadist. *[Wahyu/mgitv.com]

Senin, 11 Safar 1439 Hijriah / 22 Oktober 2018