Kajian Interaktif: Tahsin dan Tilawah Al Qur'an

separator
[youtube url=”https://www.youtube.com/embed/MxdHLwc4jSU”]

Dalam segmen Tahsin dan Tilawah Al Qur’an ini menggunakan buku panduan Metode Tajwid Praktis Asy – Syafi’i cetakan ke 9 yang disusun oleh Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. dan Ustadz Nizar Sa’ad Jabal Lc. M.Pd. Pada segmen Tahsin dan Tilawah Al Qur’an ini akan dibahas mengenai kaidah-kaidah pelafadzan Al Qur’an. Kaidah ini membantu seseorang tilawah Al Qur’an untuk mendekatkan dia dan membantu dalam proses talaqqi wa musyafahah. Sehingga diharapkan dengan kaidah-kaidah yang disampaikan oleh penulis dalam buku ini dapat membantu pemirsa sekalian dalam tilawah Al Qur’an.

Kaidah Tilawah Al Qur’an

Tilawah Al Qur’an harus sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah Shalallahu’alaihi wassalam dan wajib memperhatikan perintah Allah. Kita harus memperhatikan adab tilawah Alqur’an, etika etika Alqur’an, dan bagaimana memuliakan mushaf. Kemudian juga bagaimana mentadaburi Alqur’an, Allah berfirman:

أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا

Artinya: atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al Quran itu dengan perlahan-lahan. (QS Al Muzzamil 4)

Dalam ayat diatas disebutkan agar membaca Al Qur’an dengan perlahan-lahan, artinya kita mentadaburi artinya dan membacanya dengan tartil. Tartil artinya membaguskan pembacaan hurufnya. Sehingga ilmu tajwid ini sangatlah penting bagi seorang muslim. Membaca Al Qur’an dengan tajwid hukumnya dalah wajib barangsiapa yang tidak memperbaiki bacaan Al Qur’an maka dia berdosa. Karena dengan tajwidlah Allah menurunkan Al Qur’an dan demikian pula Al Qur’an sampai kepada kita. Maka tidak bisa seseorang belajar Al Qur’an hanya dengan membaca buku tajwid saja, melainkan harus belajar bersama seorang guru yang ahli dalam tajwid.

Semoga apa yang disampaikan dalam segmen Tahsin dan Tilawah Al Qur’an ini dapat menjadi wasilah bagaimana membaca Al Qur’an yang benar dan tepat. Dengan begitu diharapkan pula kita mendapatkan kesempurnaan pahala membaca Al Qur’an. Membantu kita untuk mentadaburi Al Qur’an. Juga membantu pemirsa agar dapat membaca Al Qur’an sesuai dengan kaifiat yang benar sesuai dengan yang Rasulullah shalallahu’alaihi wassalam ajarkan sehingga mendapat ridho dari Allah dan Rasul-Nya.