Jadwal Kajian Live Streaming MGI TV

Dalil Anjuran untuk Berdagang

Berdagang adalah salah satu pekerjaan yang berhubungan dengan menjual sesuatu lalu di beli oleh orang lain untuk memperoleh keuntungan.

MGI TV - Berdagang adalah salah satu pekerjaan yang berhubungan dengan menjual sesuatu lalu di beli oleh orang lain untuk memperoleh keuntungan. Semua pekerjaan jual beli bisa disebut berdagang atau berniaga.

Berdagang juga adalah salah satu mata pencaharian tertua di dunia bahkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam juga melakukannya. Jika Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam saja berdagang, timbul pertanyaan :

“Apakah ada anjuran berdagang dalam islam ?” Jawabannya adalah bahwa Allah Ta’ala dan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam menganjurkan bagi setiap mukmin agar kita hidup memiliki skill/keahlian untuk bisa hidup di alam semesta ini.

Menjadikan kita bukan orang pemalas dan tidak hidup dari meminta -  minta, sehingga kita bisa hidup dari keringat kita sendiri dan diantara salah satu yang dianjurkan didalam syariat islam yaitu berniaga.

Allah ta’ala berfirman di dalam Al Qur’an yaitu surat Al Baqarah ayat 275, yaitu

ٱلَّذِينَ يَأْكُلُونَ ٱلرِّبَوٰا۟ لَا يَقُومُونَ إِلَّا كَمَا يَقُومُ ٱلَّذِى يَتَخَبَّطُهُ ٱلشَّيْطَٰنُ مِنَ ٱلْمَسِّ ۚ ذَٰلِكَ بِأَنَّهُمْ قَالُوٓا۟ إِنَّمَا ٱلْبَيْعُ مِثْلُ ٱلرِّبَوٰا۟ ۗ وَأَحَلَّ ٱللَّهُ ٱلْبَيْعَ وَحَرَّمَ ٱلرِّبَوٰا۟ ۚ فَمَن جَآءَهُۥ مَوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّهِۦ فَٱنتَهَىٰ فَلَهُۥ مَا سَلَفَ وَأَمْرُهُۥٓ إِلَى ٱللَّهِ ۖ وَمَنْ عَادَ فَأُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلنَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ

Artinya adalah

“Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang kembali (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.”

Ayat ini mengisyaratkan bahwa seorang mukmin tidak boleh mencari harta dengan cara riba. Tapi seorang mukmin mencari harta dari jual beli. Maka ayat ini juga bisa dijadikan motivasi untuk mendapatkan penghidupan dari cara yang telah di syariatkan.

Allah ta’ala juga berfirman pada surat An nisa pada ayat ke 29, yaitu

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا تَأْكُلُوٓا۟ أَمْوَٰلَكُم بَيْنَكُم بِٱلْبَٰطِلِ إِلَّآ أَن تَكُونَ تِجَٰرَةً عَن تَرَاضٍ مِّنكُمْ ۚ وَلَا تَقْتُلُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا

Artinya adalah

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu”.

Contoh cara yang batil seperti mencuri, seperti menggasap dengan cara riba, menipu dan cara lainnya yang semisalnya. Maka, di dalam ayat yang kedua ini Allah ta’ala mengisyaratkan bagi seorang mukmin untuk berniaga dengan cara yang di ridhoi oleh kedua belah pihak.

Doa Khusus untuk Berdagang

Setelah mengetahui anjuran untuk berdagang, tidak sedikit yang termotivasi dan segera berdagang, ini hal bagus artinya mulai banyak masyarakat kita yang menyadari bahwa rezeki itu di ikhtiarkan. Namun pertanyaan umum dan tidak jarang juga orang mencari tau tentang doa khusus ketika berdagang, apakah ada doa khusus ketika berdagang ? 

Maka melalui artikel ini, mudah-mudahan kami bisa membantu menjawabnya dan menjelaskannya berdasarkan yang di jelaskan Al Ustadz Abu Qotadah dalam video Asumsi – Menggunakan Jimat Jitu dalam Berdagang.

Dijelaskan bahwa tidak ada doa khusus untuk berdagang dan termasuk juga tidak ada doa khusus ketika akan masuk ke pasar.

Tapi, bagaimana jika ada hadist yang menyebutkan yaitu ketika orang itu akan masuk ke pasar kemudian membaca Laa Ilaaha illallaah wahdahu laa syariika lah, lahul-mulku wa lahul-hamdu, wa huwa ‘ala kulli syai’in qodir.

Hadist lengkapnya adalah sebagai berikut, 

Dari Umar bin Khatab radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa masuk pasar, kemudian dia membaca:

LAA ILAAHA ILLALLAAH WAHDAHU LAA SYARIIKA LAH, LAHUL-MULKU WA LAHUL-HAMDU, WA HUWA ‘ALA KULLI SYAI’IN QODIIR.

Siapa yang membaca doa di atas ketika masuk pasar, Allah akan mencatat untuknya satu juta kebaikan, dan menghapuskan darinya satu juta keburukan.”

Ternyata hadist tersebut adalah hadist dhoif, sehingga kita tidak boleh mengamalkannya. Jadi kesimpulannya adalah tidak ada redaksi secara khusus kalo kita akan berjual beli dan berdoa dengan doa khusus ketika berdagang.

Misalnya ketika kita akan menjual rumah, maka tidak ada doa khususnya atau ketika kita akan menjual mobil maka tidak ada doa khusus untuk menjual mobil. 

Tapi ada yang menyebabkan kita bisa di mudahkan jual beli yaitu salah satunya taqwa dan istighfar.

Allah ta’ala berfirman,

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS. Ath Tholaq: 2-3)”

Di sini menunjukan bahwa orang bertaqwa maka urusannya akan di mudahkan oleh Allah ta’ala.

Dan yang kedua adalah sebab istighfar, Allah ta’a berfirman

“Aku (Nabi Nuh) berkata (pada mereka), “Beristighfarlah kepada Rabb kalian, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan kepada kalian hujan yang lebat dari langit. Dan Dia akan memperbanyak harta serta anak-anakmu, juga mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu” (QS. Nuh: 10-12)

Jadi kesimpulannya adalah tidak ada nash yang menunjukan ada doa khusus untuk berjual beli.

 

 

------------------

Sumber : Video Asumsi - Jimat Jitu Untuk Berdagang oleh Ustadz Abu Qotadah

Cek jadwal live streaming disini & Nonton Live Streaming Disini 

Komentar 0

Tidak ada komentar