Jadwal Kajian Live Streaming MGI TV

Ajari Anak Berdagang Sejak Dini, Ustadz Abu Qotadah : Agar Kemudian Hari Mereka Bisa Hidup Mandiri

Ajari Anak Berdagang Sejak Dini, Agar Hidup Mandiri. Mengajari mereka dengan sistem berdagang yang sesuai dengan prinsip Islam sehingga rezeki menjadi berkah.

MGI TV - Di masa seperti sekarang ini kita sebagai orang tua harus bisa memberikan edukasi berupa pengenalan jual beli atau berdagang, sehingga anak – anak ketika dewasa nanti sudah siap untuk menghadapi masa depannya.

Pekerjaan saat ini memiliki persaingan yang ketat di dalam mendapatkan pekerjaan, sehingga sangat penting dan menjadi alasan utama untuk mengedukasi soal ilmu jual beli kepada anak sejak dini.

Dengan mengenalkan dan menyiapkan secara matang ilmu jual beli/dagang kepada anak – anak, maka akan membantu mereka dalam menyiapkan bekal di masa depan.

Ustadz Abu Qotadah menjelaskan bagi kaum muslimin dan juga anak bangsa ini di haruskan bisa hidup mandiri seperti yang disebutkan di dalam kitab Bulughul Maram yaitu hadist pertama ada seorang sahabat yang pernah bertanya pada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yaitu Rifa ibn rabi

أَىُّ الْكَسْبِ أَطْيَبُ قَالَ عَمَلُ الرَّجُلِ بِيَدِهِ وَكُلُّ بَيْعٍ مَبْرُورٍ

Artinya : Kasb yang paling baik adalah setiap usaha orang dengan menggunakan tangannya sendiri dan setiap jual beli yang mabrur. (HR. Bukhari no. 2072).

Berarti kita harus bisa mengajarkan anak kita dari mulai TK sampai perguruan tinggi harus bisa berjualan.

Di kalangan para sahabat juga ada yang bernama Urwah Al Baqiri, sahabat ini pernah disuruh oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam agar membeli kambing untuk aqiqah. Urwah Al Baqiri ini memiliki kecerdasan yang luar biasa sehingga dia membeli kambing namun di pertengahan jalan ia menjual kembali kambing tersebut.

Dan dari hasil jualannya itu ia bisa mendapatkan lipatan keuntungan sehingga ia bisa membawa kambing dan uang hasil keuntungan tadi.

Maka Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam pun mengatakan kepada Urwah Al Baqiri “Wahai Urwah, seandainya aku memberikan kamu segenggam tanah maka kamu akan pulang membawa segenggam emas.

Berdagang adalah Profesi Tertua

Berdagang juga adalah salah satu mata pencaharian tertua di dunia bahkan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam juga melakukannya.

Dengan mengedukasi anak dengan berdagang sejak ini, maka sang anak di didik untuk tidak menjadi orang pemalas dan tidak hidup dari meminta - minta, sehingga sang anak ketika dewasa bisa hidup dari keringat mereka sendiri dan diantara salah satu yang dianjurkan didalam syariat islam yaitu berdagang.

Ajari Anak untuk Berdagang Sesuai Tuntunan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam

Memang kita harus mengajari dan membiasakan anak untuk belajar berdagang sejak dini dan berdagang secara hukum asal adalah boleh. Namun perlu di ingat di dalam berdagang, islam meletakkan beberpaa prinsip di dalam jual beli secara umum dan adalah jual beli yang di haramkan oleh Allah Ta’ala.

Yuk Baca Juga Tentang Dalil Anjuran Berdagang

Kategori berdagang yang di haramkan oleh Allah Ta’ala di bagi menjadi 2 kategori, diantaranya adalah

Barang yang Di Perdagangkan adalah Barang Haram

Kita tidak boleh menjual barang yang sudah Allah dan Rasulnya haramkan. Barang apapun itu yang telah di haramkan di dalam islam maka tidak boleh dan di haramkan untuk diperkual belikan. Seperti dalam hadist dari Ibnu ‘Abbas, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى إِذَا حَرَّمَ شَيْئًا حَرَّمَ ثَمَنَهُ

Artinya : Jika Allah Mengharamkan Sesuatu, Maka Allah Melarang Menjualbelikannya

Contoh barang haram dan tidak boleh diperjual belikan :

  • Khamr (Minumak Keras).

  • Babi.

  • Berhala.

  • Kucing.

  • Dan segala barang yang diharamkan dan untuk yang dimanfaatkan untuk tujuan yang di haramkan.

Haram Karena Cara Jual Belinya

Sekalipun barang yang di jual belikan tidak masuk ke dalam kategori barang haram. Namun, bisa menjadi haram jika tata cara jual belinya juga di haramkan.

Baca juga nih : Menggunakan Jimat Jitu untuk Penglaris, Apakah Akan Berkah Dagangannya ?

Ustadz Abu Qotadah juga menjelaskan tata cara jual beli yang diharamkan kembali kepada 3 ushul/pokok diantaranya adalah :

  1. Cara Jual beli yang Mengandung Riba : Pembahasan riba ini adalah salah satu topik bahasan yang luas dan anda bisa mencari tau tentang riba ini dengan bertanya di program acara Assalamualaikum Ustadz yang disiarkan langsung secara LIVE, cek jadwalnya disini !

    Disana anda bisa bertanya berkaitan dengan riba secara detail dari mulai riba yang seperti apa, riba yang dianggap bukan sesuatu yang di haramkan di tengah masyarakat saat ini apa dan lain sebagainya.

    Namun, pada intinya jual beli yang mengandung riba maka dilarang apapun bentuk dan jenisnya asal jual beli itu berkaitan dengan riba maka haram.

  2. Jual Beli yang Mengandung Ketidakjelasan & Tipuan : Dalam istilah islam ketidak jelasan disebut dengan Al Jahalah ketika kita membeli barang yang sifatnya tidak diketahui bisa disebut ketidakjelasan (Al Jahalah).

    Istilah lain ada Ghoror yaitu tipuan artinya adalah jual beli yang di dalamnya ada kemungkinan tipuan, ghoror juga bisa disebut keraguan dan semisalnya.

    Kedua bentuk transaksi ini telah Allah Ta’ala haramkan.

  3. Jual Beli yang Ada Kecurangan : Contohnya saja jual beli yang mengurangi takaran dan mengurangi timbangan.

Jadi hal ini menjadi pesan untuk kita semua bahwa sebagai manusia, sebagai rakyat tidak sepatutnya kita selalu menunggu kapan kita mendapatkan bantuan dari orang lain, bantuan dari pemerintah dan menunggu ada orang yang memberi kita uang untuk bisa bertahan hidup.

Dan mestinya untuk mempersiapkan hal tersebut, kita atau anda sebagai orang tua semestinya memberikan edukasi kepada anak sejak dini agar bisa mencari sesuatu dengan tangan sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain.

Edukasi tidak hanya berupa cara bagaimana mendapatkan keuntungan yang banyak, melainkan satu paket dengan tata cara berdagang sesuai dengan tuntunan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam, sehingga rezeki yang di peroleh nantinya bisa menjadi berkah dan bernilai ibadah.

Artikel ini diambil dari Video Ustadz Abu Qotadah di akun official beliau @pesan_singkat_ulama tentang belajar jualan sejak dini agar hidup mandiri & artikel tentang cara berdagang sesuai dengan tuntunan nabi shallallahu alaihi wasallam.

Komentar 0

Tidak ada komentar