3pillar-pondasi-dalam-agama-part1
[youtube-url=”https://www.youtube.com/embed/ix9VoVKyGf4″]

3 Pilar Pondasi Dalam Agama

Kajian bersama Ustadz Badrusalam Lc., diadakan di Masjid Icakan Ciamis dengan tema “3 Pilar Pondasi Dalam Agama”. Setiap muslim wajib mengetahui 3 pilar pondasi dalam agama. Karena setiap manusia pasti akan meninggal dunia, dan setiap yang meninggal dialam kuburnya akan ditanya 3 perkara. Pertama tentang siapa Tuhannya, yang kedua tentang siapa nabinya, dan yang ketiga adalah tentang apa agamanya. Seperti yang ditunjukkan dalam hadits bahwa Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassalam berkata “bahwasannya siapapun yang telah dikuburkan akan didatangi oleh dua malaikat. Lalu malaikat itu berkata siapa Rabbmu? Apa agamamu? Dang bagaimana sikapmu terhadap lelaki yang diutus pada dirimu?” Setiap manusia tidak perduli dia seorang presiden atau rakyat biasa, apakah ia miskin atau kaya semua akan ditanya akan tiga perkara ini. Tiga perkara ini adalah 3 pilar pondasi dalam agama.

Beriman Kepada Allah

Merupakan kewajiban bagi setiap kita untuk mempelajari 3 pilar pondasi dalam agama. Kita wajib mempelajari siapa Rabb kita yaitu Allah Ta’ala. Dan juga kita wajib mempelajari apa hakikat agama yang diridhoi oleh Allah yaitu islam. Demikian pula Rasulullah Shalallu’alaihi wassalam, bagaimanakah sikap kita terhadap Rasulullah Shalallu’alaihi wassalam. Hal pertama yang dipelajari dari 3 pilar pondasi dalam agama adalah beriman bahwa Rabb kita adalah Allah. Mengakui Allah sebagai Rabb pencipta semesta alam adalah fitrah dari setiap orang. Orang yang fitrahnya masih murni dan belum berubah dia akan mengakui bahwa Allah adalah penguasa langit dan bumi. Rasulullah Shalallu’alaihi wassalam bekata bahwa Allah berfirman “Aku menciptakan hamba-hambaku dalam keadaan hanif. Setanpun membuat mereka menyimpang darinya.” Dalil dari al qur’an bahwa Allah adalah Rabb semesta alam

وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنْ بَنِي آدَمَ مِنْ ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ ۖ قَالُوا بَلَىٰ ۛ شَهِدْنَا ۛ أَنْ تَقُولُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَٰذَا غَافِلِينَ

Artinya: Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”.

simak juga kajian: Hikmah Bencana AlamKeberkahan Penuntut IlmuKematian Itu Pasti, Sebab Akibat Bencana

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.