Hadits Khutbah Jumat – Menyentuh Hati dalam Setiap Nasihat

0
38

Assalamualaikum, sahabat gema islam di artikel kali ini mimin mau kembali berbagi catatan faidah dari kajian shahih bukhari bersama Al-Ustadz Abu Qotadah -hafidzahullah- tentang pembahasan hadits seputar khutbah jumat. Sebelum kita masuk ke materi pembahasan, berikut adalah hadits yang sedang kita bahas di artikel kali ini

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُقَاتِلٍ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ قَالَ أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عُثْمَانَ بْنِ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ بْنِ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ قَالَ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ بْنَ أَبِي سُفْيَانَ وَهُوَ جَالِسٌ عَلَى الْمِنْبَرِ أَذَّنَ الْمُؤَذِّنُ قَالَ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ قَالَ مُعَاوِيَةُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ قَالَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَقَالَ مُعَاوِيَةُ وَأَنَا فَقَالَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ فَقَالَ مُعَاوِيَةُ وَأَنَا فَلَمَّا أَنْ قَضَى التَّأْذِينَ قَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى هَذَا الْمَجْلِسِ حِينَ أَذَّنَ الْمُؤَذِّنُ يَقُولُ مَا سَمِعْتُمْ مِنِّي مِنْ مَقَالَتِي

Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Muqatil] berkata, telah mengabarkan kepada kami [‘Abdullah] berkata, telah mengabarkan kepada kami [Abu Bakar bin ‘Utsman bin Sahl bin Hunaif] dari [Abu Umamah bin Sahl bin Hunaif] berkata, Aku mendengar [Muawiyah bin Abu Sufyan] ketika dia sedang duduk di atas mimbar dan muadzin sedang mengumandangkan adzan: ‘Allahu Akbar Allahu Akbar’, Muawiyah mengucapkan, ‘Allahu Akbar Allahu Akbar’. Ketika mu’adzin membaca ‘Asyhadu anlaa ilaaha illallah’, Mu’awiyyah dan aku mengucapkan seperti yang diucapkan muadzin. Dan ketika muadzin membaca ‘Asyhadu anna Muhammadar rasulullah, ‘ Muawiyah dan aku mengucapkan seperti yang diucapkan muadzin. Ketika adzan sudah selesai Muawiyah berkata, “Wahai manusia, sungguh ketika adzan dikumandangkan aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengatakan dari tempat ini seperti yang kalian dengar dari (bacaan) ucapanku tadi.” (HR. Bukhari 863)

Sahabat Gema Islam, khutbah jumat merupakan bagian penting dalam kehidupan umat Islam. Khutbah ini tidak hanya sebagai syarat sahnya shalat Jumat, tetapi juga sebagai media untuk menyampaikan nasihat dan pengajaran.

Kedudukan Khutbah Jumat dalam Islam

Sahabat Gema Islam, khutbah Jumat memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam. Khutbah ini merupakan bentuk dari mauidzah (nasihat) yang bertujuan untuk menyentuh hati dan memberikan pengarahan kepada umat. Dalam kitab Shahih Bukhari, kita menemukan berbagai hadits yang menjelaskan pentingnya khutbah dalam shalat Jumat.

Khutbah Jumat adalah momen untuk mengingatkan umat tentang takwa, istiqomah dalam agama, dan menjauhi larangan-larangan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Nasihat-nasihat yang disampaikan dalam khutbah haruslah bersumber dari Al-Quran dan sunnah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Oleh karena itu, seorang khatib harus memiliki pengetahuan yang mendalam tentang kedua sumber tersebut.

Khatib Harus Berilmu dan Berakhlak

Sahabat Gema Islam, khatib yang menyampaikan khutbah haruslah orang yang berilmu dan memahami Al-Quran dan hadits dengan baik. Dalam hadits disebutkan bahwa di akhir zaman akan banyak penceramah yang tidak memiliki pemahaman mendalam tentang agama. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda:

كَثُرَتِ الْخُطَبَاءُ وَقَلَّتِ الْفُقَهَاءُ

Artinya: “Banyaknya para penceramah dan sedikitnya para ahli fikih.” (HR. Bukhari)

Ini menunjukkan bahwa pentingnya kualitas ilmu yang dimiliki oleh seorang khatib agar nasihat yang disampaikan benar-benar berdasarkan dalil yang sahih dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pengaruh Khotbah terhadap Umat

Sahabat Gema Islam, khutbah yang disampaikan dengan baik dapat memberikan pengaruh yang mendalam bagi umat. Nasihat yang disampaikan dalam khutbah harus mampu menyentuh hati dan memberikan motivasi bagi umat untuk lebih taat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sebagai contoh, Nabi Musa Alaihissalam berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar saudaranya, Harun ‘alaihissalam, dijadikan sebagai pendampingnya dalam berdakwah karena Harun “Alaihissalam lebih fasih dalam berbicara, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

وَأَخِي هَارُونُ هُوَ أَفْصَحُ مِنِّي لِسَانًا فَأَرْسِلْهُ مَعِيَ رِدْءًا يُصَدِّقُنِي إِنِّي أَخَافُ أَنْ يُكَذِّبُونِ

 

Artinya: “Dan saudaraku Harun, dia lebih fasih lidahnya daripada aku, maka utuslah dia bersamaku sebagai pembantu untuk membenarkan perkataanku, sesungguhnya aku khawatir mereka akan mendustakanku.” (Surah Al-Qasas: 34)

Pentingnya Khutbah dalam Momen-momen Khusus

Sahabat Gema Islam, selain khutbah Jumat, ada juga khutbah pada momen-momen khusus seperti Idul Fitri, Idul Adha, gerhana matahari, gerhana bulan, dan shalat Istisqa (shalat meminta hujan). Khutbah pada momen-momen ini juga memiliki tujuan yang sama yaitu menyampaikan nasihat dan pengajaran kepada umat.

Dalam khutbah Jumat, ada beberapa unsur yang harus ada seperti tahmid (memuji Allah), shalawat, membaca ayat Al-Quran, hadits, kalimat nasihat, dan doa. Imam Ibn Hazm rahimahullahu ta’ala menekankan bahwa khutbah Jumat harus mengandung nasihat yang menyentuh hati dan memberikan pengarahan kepada manusia tentang takwa.

Sahabat Gema Islam, khutbah Jumat merupakan media penting untuk menyampaikan nasihat dan pengajaran kepada umat. Khutbah ini harus disampaikan dengan dasar ilmu yang benar dan dengan cara yang dapat menyentuh hati pendengar.

Dengan demikian, khutbah Jumat dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan umat Islam. Maka dari itu, mari kita terus menjaga kualitas khutbah dan selalu berusaha untuk meningkatkan ilmu dan pemahaman kita tentang Al-Quran dan sunnah Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan kita hidayah dan taufik-Nya. Aamiin.

jika, sahabat gema islam ingin menyimak lebih mendalam dari materi yang sedang dibahas, sahabat gema islam bisa langsung akses di link berikut

Khutbah dalam Jum’at – KITAB SHAHIH BUKHARI | Ustadz Abu Qotadah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here